ICSB Karanganyar berkolaborasi dengan KADIN, HIPMI dan EKRAF melalui INTANPARI BERSATU Sembako Murah

| Berita
ICSB Karanganyar berkolaborasi dengan KADIN, HIPMI dan EKRAF melalui INTANPARI BERSATU Sembako Murah

Gambar: Joko Sutrisno, Ketua ICSB Karanganyar menyerahkan paket sembako murah kepada UMKM.


Karanganyar, ICSB Karanganyar - Para pelaku UKM terdampak wabah covid-19 berhak membeli sembako separuh harga. Paket sembako murah tersebut hasil penggalangan donasi Ekraf, ICSB, HIPMI dan Kadin Karanganyar dalam gerakan Intanpari Bersatu.

Ketua Gerakan Intanpari Bersatu Yuis Setiawan mengatakan sembako yang dijualnya Rp 50 ribu sebenarnya bernilai Rp 100 ribu per paket. Sebanyak 200 paket disiapkan bagi UKM di Karanganyar yang terdampak badai Covid-19.

"Uang hasil donasi dibelikan sembako yang dijual para pelaku UKM juga. Isinya per paket 5 kilogram beras, sekilo gula pasir, seliter minyak goreng dan dua bungkus mi instan. Serta dua kilo telur ayam," katanya kepada wartawan di pendopo rumah dinas bupati Karanganyar, Kamis (30/4).

Para pembeli sembako murah wajib menunjukkan kupon voucernya. Di meja registrasi, mereka dipersilakan membawa pulang masker secara cuma-cuma. Dikatakannya, panitia membagi jadwal pembelian mulai pukul 08.00 WIB-16.00 WIB. "Perjam dibatasi 20 orang agar tidak berkerumun. Menjaga jarak," katanya.

Hasil penjualan sembako murah akan dibelikan lagi sembako. Nantinya, logistik pangan itu diserahkan ke Dinas Sosial agar dibagikan ke warga membutuhkan secara gratis. Penyerahan ke Dinas Sosial menunggu hasil penjualan sembako murah. "Jika nanti penjualan hari ini bersisa, maka sisanya juga diserahkan ke Dinas Sosial. Kira-kira ada 125 paket," katanya.

Sementara itu seorang pelaku UKM asal Popongan, Karanganyar, Windarti mengaku kehilangan pekerjaan akibat badai ekonomi covid-19. Ia yang biasanya menitipkan kerupuk dan telur asin ke toko oleh-oleh, kini berhenti memasok. "Toko oleh-olehnya tutup karena corona. Jadi saya kehilangan mitra. Sekarang enggak lagi mengolah kerupuk. Hanya sedikit pesanan telur asin. Sekarang hanya bertumpu pada penghasilan suami," katanya.

Kutip: solopos


Share
Komentar